rss
twitter
    Welcome to lovaholic-a71 :)

WELCOME

WELCOME TO A71-LOVAHOLIC BLOG,. ENJOY !! =)

Selasa, 23 Desember 2008

GARASI “MELENGGANG TANPA FILM”


Setelah dua tahun berkutat di dapur rekaman, band GARASI berhasil menyelesaikan album kedua bertajuk GARASI II. Berbeda dengan album pertama tahun 2006 yang dirilis bersamaan dengan film, album ke-2 ini dirilis pada awal juli tanpa film.
Grup band yang digawangi Fedi Nuril (gitaris), Aiu Ratna (vokal), Aries Budiman (drum) ini makin punya banyak penggemar. Itu merupakan imbas peran Fedi sebagai Fahri dalam film ayat-ayat cinta. Aiu dan Aries pun menerima kenyataan itu, karena band Garasi lahir dari sebuah film. Namun begitu garasi menolak memanfaatkan popularitas ayat-ayat cinta. Namun dia tak menampik terjadi perubahan segmen penonton dari yang pertama nge-rock dan bertambah menjadi banyak wanita bejilbab.
Banyak band baru bermunculan , tak menyurutkan niat garasi. Mereka juga tidak merasa terbebani dengan album baru mereka, yang terpenting adalah bermain musik, ujar mereka. Di dalam bermusik, mereka mencoba jujur untuk menuangkan ide-ide ke nada dan syair. “itulah identitas Garasi” tambahnya.

“KESEIMBANGAN” ALEXA

Alexa adalah band baru, namun berisi muka – muka lama. Satrio misalnya. Pria ini merupakan mantan personel grup Maliq & D’Essential. Satrio merupakan motor di balik suksesnya ALEXA. Selain sebagai gitaris, hampir semua lagu di album debut mereka merupaka karyanya. Nama lain yang cukup familiar juga seperti Aqi (vokalis) eks Tiket band, Rizky (gitaris) jebolan grup Manis Sedap, Jmono (basis) eks parkdrive band, Fajar (drumer) merupakan additional player The Upstairs.
Dalam pilihan musik bersama, ALEXA mengakomodasi perbedaan para personel. Alternative Rock atau biosa juga disebut power pop merupakan benang merah yang menyatukan visi bermusik mereka. Rock yang mereka usung dipadu aroma feminisme dalam pilihan nama ban ALEXA membuat suatu “keseimbangan”.
Meski bebahan dasar rock, ALEXA tetap mmenyuguhkan power-pop seperti di single pertama “jangan kau pergi”. Soal pilihan yang lebih ngepop, mereka punya alasan karena lagu ini paling tepat untuk memperkenalkan ALEXA kepada pencinta Musik Indonesia.;.

SEBUAH NAMA SEBUAH CERITA “PETERPAN”


Sebuah Nama Sebuah Cerita 2000-2008 bukan sekedar tajuk album baru Peterpan, namun juga sebagai penanda berakhirnya sebuah nama besar grup band dekade ini. Di album itulah Ariel, lukman, Uki, reza akan melepaskan nama peterpan, nama yang melambungkan mereka ke puncak popularitas. Album ini juga disebut sebagai biografi mereka.
Sepanjang perjalanannya, peterpan telah behasil menyabet beberapa penghargaan. Diantaranya Lewat album Bintang Di Surga (2004) mereka memboyong 13 penghargaan, termasuk MTV Music Awards. Dalam waktu tujuh tahun ini, peterpan mengukir lima album, Bahkan ketika pen jualan album sedang lesu pada tahun 2007, peterpan mampu meraih penghargaan multiplatinum karena penjualan lebih dari 500 ribu copy dari album “Hari Yang Cerah”.
Namun di album terakhirnya ini dengan menggunakan nama petertpan, mereka ingin memberikan sesuatu yang istimewa untuk penikmat musik tanah air. Untuk menandai revolusi tersebut, dirangkumlah 30 lagu untuk alabum Sebuah Nama Sebuah Cerita. 26 lagu diambil dari album Kisah 2002 Malam (2002), Taman Langit (2003), bintang di Surga (2004), OST Alexandria (2005), dan Hari Yang Cerah (2007). Penambahan 3 lagu yakni Walau Habis Terang, Tak Ada Yang Abadi, Dilema Besar dan 1 lagu dari alm Chrisye yang berjudul Kisah Cintaku makin melengkapi cerita indah itu.
Bagi Ariel, memulai sesuatu dengan nama baru bagai memulai kembali lagi dari awal. Penggemar yang telah lekat dengan nama peterpan memang tak mudah menghapus nama itu. Susah melepas sebuah nama yang membawa grup band ini meraih setumpuk penghargaan AMI awards hingga multi platinum.
Powered By Blogger